Terjemahan tidak resmi ke dalam bahasa Indonesia dari “Auroville Foundation (Residence Criteria) Standing Order, 2024”. Naskah bahasa Inggris tetap menjadi acuan yang sah.
AUROVILLE FOUNDATION
Auroville Foundation Bhavan, Auroville – 605 101 (Tamil Nadu) Kementerian Pendidikan, Pemerintah India Tel: (0413) 262 2222 & 262 2414 · Faks: (0413) 262 3496 · E-mail: avfoundation@auroville.org.in
Dr. G. Seetharaman Officer on Special Duty 25 November 2024
Berdasarkan Auroville Foundation Standing Orders Regulations yang dikeluarkan melalui Pemberitahuan No. AF/1/2011/Regulations, diumumkan dalam Lembaran Negara India (Bagian III – Seksi 4) pada 5 Maret 2011, Governing Board Auroville Foundation menerbitkan Standing Order Auroville Foundation (Kriteria Kepenghunian) Tahun 2024, yang menetapkan kriteria yang wajib dipatuhi oleh para Penghuni Auroville sebagaimana diuraikan di bawah ini.
(1) Auroville memasuki tahap pertumbuhan dan pembangunan yang baru guna mewujudkan visi Sri Aurobindo dan Sang Ibu. Untuk memperlancar proses ini, diperlukan peraturan dan sistem yang baru. Selain itu, peraturan dan sistem yang selama ini sebagian besar berlaku secara tersirat perlu dinyatakan secara tegas.
(2) Sebuah kota berpenduduk puluhan ribu orang tidak dapat dijalankan dengan cara yang sama seperti komunitas kecil beranggotakan beberapa ribu orang. Untuk memandu proses pembangunan, keahlian terbaik yang ada di dalam Auroville harus disatukan dalam semangat itikad baik dan persatuan, dengan mengesampingkan pilihan dan keinginan pribadi. Hanya melalui upaya inilah persatuan yang dicita-citakan Sri Aurobindo dan Sang Ibu sebagai langkah berikutnya dalam evolusi manusia dapat ditumbuhkan. Oleh karena itu kami menyerukan kepada seluruh warga Auroville untuk mengemban tugas ini dengan tulus dan penuh kerja sama.
(1) Bahwa Sang Ibu mendirikan Auroville berlandaskan kehidupan dan karya Sri Aurobindo, khususnya mimpi kelima dalam “The Five Dreams of India’s Resurgence”, yang menyatakan: “mimpi terakhir adalah sebuah langkah dalam evolusi yang akan mengangkat manusia menuju kesadaran yang lebih tinggi dan lebih luas, serta memulai penyelesaian atas persoalan-persoalan yang telah membingungkan dan menyusahkannya sejak ia pertama kali mulai berpikir dan memimpikan kesempurnaan individu serta masyarakat yang sempurna”;
(2) Bahwa Auroville adalah suatu eksperimen spiritual yang unik yang harus diwujudkan dalam bentuk sebuah kota, berdasarkan visi Sri Aurobindo tentang kemanusiaan baru; dinamai menurut namanya, Auroville dimulai oleh mitra spiritualnya, Sang Ibu, yang menggerakkan ‘kota model’ yang dibayangkan oleh Sri Aurobindo sebagai titik puncak Yoga Transformasinya, yaitu sebuah landasan fisik bagi umat manusia untuk menuju kehidupan yang lebih tinggi dan lebih benar;
(3) Bahwa Sang Ibu membayangkan Auroville sebagai kota universal bagi pendidikan tanpa akhir dan kemajuan batin, yang dibaktikan pada persatuan umat manusia, sebagaimana diuraikan lebih lanjut olehnya dalam “A Dream” (1954), Piagam Auroville (1968), pesannya “To be a True Aurovilian” (1970), serta berbagai pesan dan tulisannya yang lain tentang Auroville;
(4) Bahwa kolektivitas penghuni Auroville dimaksudkan oleh para pendirinya sebagai suatu masyarakat pencari spiritual, atau Sangha, atau Gnostic Society, sebagaimana didefinisikan oleh Sri Aurobindo dengan merujuk pada karya-karyanya The Life Divine, The Human Cycle, dan The Ideal of Human Unity — yaitu orang-orang yang datang secara sukarela ke Auroville untuk mencari makna kehidupan yang lebih tinggi dan lebih benar, di dalam kehidupan dan tindakan, serta makna menjadi “abdi yang rela terhadap Kesadaran Ilahi” sebagaimana dinyatakan Sang Ibu dalam Piagam Auroville;
(5) Bahwa segala norma usaha kolektif dan budaya kolektif harus selaras dengan visi dan tujuan Auroville yang lebih besar, dan segala kegiatan, individu, kelompok, serta organisasi di Auroville harus bermuara pada sasaran dan tujuan nyata Auroville;
(6) Bahwa seseorang yang terpanggil kepada Auroville sedang membaktikan hidupnya pada suatu tujuan kolektif: pertama, untuk meneladankan praktik Yoga Integral, dan kedua, untuk kebaikan seluruh umat manusia. Tujuan kolektif itulah kerangka bagi kemajuan individu, dan kepatuhan yang berdisiplin pada tujuan yang lebih besar serta pada cara hidup yang ditetapkan oleh para pendiri Auroville merupakan titik tolaknya. Karena itu perlu dirumuskan pedoman hidup di Auroville dan kode etik bagi para penghuninya;
(7) Bahwa salah satu badan Auroville Foundation, yaitu Residents’ Assembly, berfungsi utama — sesuai Pasal 19(1) Undang-Undang — untuk memberi nasihat kepada Governing Board mengenai seluruh kegiatan yang berkaitan dengan penghuni Auroville; dan bahwa pada November 2022 Governing Board mengundang masukan dan saran dari seluruh Penghuni mengenai gagasan konstruktif menyangkut koreksi arah dalam urusan Auroville serta kriteria kepenghunian di Auroville, dan telah menerima banyak saran dari para Penghuni Auroville;
(8) Bahwa sesuai Pasal 7(1)(a) Undang-Undang, “Pengawasan umum, pengarahan, pengendalian, dan pengelolaan atas urusan-urusan usaha yang hak, kepemilikan, dan kepentingannya telah beralih kepada Pemerintah Pusat berdasarkan Pasal 3, (a) apabila suatu arahan telah dibuat oleh Pemerintah Pusat berdasarkan ayat (1) Pasal 6, berada pada Foundation”;
(9) Bahwa sesuai Pasal 11(3) Undang-Undang, “Pengawasan umum, pengarahan, dan pengelolaan atas urusan-urusan Foundation berada pada Governing Board, yang dapat menjalankan seluruh kewenangan dan melaksanakan seluruh fungsi yang dapat dijalankan atau dilaksanakan oleh Foundation”;
(10) Bahwa Governing Board, dalam menjalankan tanggung jawabnya yang diamanatkan undang-undang atas pengelolaan internal urusan Auroville, demi kesejahteraan serta pembangunan Auroville yang berkelanjutan dan berhasil dalam terang ajaran Sang Ibu dan Sri Aurobindo, dan dengan menjalankan kewenangan yang diberikan kepadanya oleh pasal-pasal Auroville Foundation Act, 1988 (54 Tahun 1988) sebagaimana disebut di atas, dengan ini menetapkan Standing Order sebagai berikut:
(1) Piagam Auroville dari Sang Ibu, “The Dream”, dan “To be a True Aurovilian” merupakan dasar kehidupan seorang penghuni Auroville. Para penghuni harus telah membaca naskah-naskah tersebut dan berkomitmen untuk mewujudkannya.
(2) Orang-orang yang tinggal di Auroville diharapkan berkomitmen sepenuhnya pada kehidupan di Auroville, serta berkontribusi bagi kesejahteraan kolektif dalam bentuk kerja, barang, dan uang, sejauh kemampuan dan sarana yang mereka miliki.
(3) Para penghuni Auroville diharapkan hidup dan bertumbuh dalam Yoga Integral menurut Sang Ibu dan Sri Aurobindo, sebagai “abdi yang rela terhadap Kesadaran Ilahi”.
(4) Sebagai bagian dari disiplin kolektif, semua yang bertempat tinggal di Auroville wajib mengikuti program Auroville Spiritual and Material Refresher yang diselenggarakan oleh Human Resources Service, dengan frekuensi yang dari waktu ke waktu ditetapkan oleh Governing Board.
(5) Tinggal di Auroville adalah sebuah pilihan. Auroville berada dalam tahap pembangunan dan membutuhkan penghuninya untuk terlibat secara penuh dan aktif dalam perwujudannya. Auroville bertujuan membangun kemakmuran kolektif bagi seluruh anggotanya, apa pun jenis pekerjaan yang dijalani masing-masing. Setiap orang berupaya membangun ekonomi yang berlandaskan kemurahan hati dan berbagi demi “kota yang dibutuhkan bumi”.
(6) Mereka yang tinggal di Auroville atau yang ingin bergabung dengan Auroville menyetujui untuk tidak menggunakan Auroville sebagai sarana keuntungan pribadi — misalnya menggunakan nama dan lambang Auroville, maupun fasilitas, aset tidak bergerak, dan layanannya, untuk kegiatan pribadi, swasta, atau sektarian.
(7) Ketiadaan kepemilikan pribadi atas aset tidak bergerak (tanah dan bangunan) di Auroville merupakan prinsip hidup kolektif di Auroville. Pewarisan aset Auroville, sebagaimana lazim dalam masyarakat pada umumnya, tidak berlaku di Auroville bagi para penghuninya.
(8) Auroville adalah kota yang dibangun sesuai Master Plan yang telah disetujui dan diundangkan, yang didasarkan pada Galaxy Plan karya Bapak Roger Anger di bawah bimbingan dan persetujuan langsung Sang Ibu. Para penghuni diharapkan turut serta dalam pembangunan kota tersebut.
(9) Dalam semangat kehidupan yang dibaktikan pada cita-cita Auroville, tidak boleh ada pelayan (servants). Sebuah “Maintenance Service” akan dibentuk untuk mengelola dan merawat seluruh aset; sementara itu semua penghuni harus berupaya menjalankan segala pekerjaan sebagai sadhana (pengabdian; latihan; pelatihan mental; upaya spiritual) dan mengerjakannya sendiri, kecuali apabila benar-benar diperlukan bantuan karena usia atau kondisi kesehatan penghuni yang bersangkutan.
(10) “Warga Auroville yang ideal, yang bersungguh-sungguh ingin menyadari Kesadaran Ilahi, tidak menggunakan tembakau, tidak alkohol, dan tidak narkoba.” — Sang Ibu.
(1) wajib menaati seluruh hukum negara yang berlaku, Auroville Foundation Act 1988, beserta Rules, Regulations, Standing Orders, dan instruksi lain sebagaimana diubah dari waktu ke waktu. Seluruh penghuni wajib bertindak dalam kepatuhan penuh terhadap keputusan kelompok kerja statutori yang telah disetujui oleh Governing Board.
(2) wajib menghindari penggunaan alkohol dan tembakau; segala bentuk penyalahgunaan zat dihadapi dengan kebijakan tanpa toleransi. Penggunaan narkoba dilarang keras sesuai hukum dan arahan Sang Ibu, dihadapi dengan kebijakan tanpa toleransi, dan akan berujung pada tindakan disipliner hingga pengeluaran dari Auroville.
(3) wajib menjauhi segala bentuk kekerasan; kekerasan bertentangan langsung dengan cita-cita Auroville. Segala bentuk kekerasan, terutama kekerasan fisik/seksual maupun ancaman kekerasan, merupakan alasan pengeluaran seketika, di samping tindakan hukum. Kekerasan mencakup segala bentuk penganiayaan atau kekerasan terhadap anak, segala bentuk kekerasan seksual terhadap perempuan atau pihak lain di tempat kerja, serta perusakan, vandalisme, dan kerusakan yang disengaja dalam bentuk apa pun terhadap properti dan barang milik Auroville atau para penghuninya.
(4) wajib menjauhi tindakan yang menumbuhkan diskriminasi jahat terhadap orang lain, baik yang bersifat sosial, politik, geografis, ekonomi, kebahasaan, maupun rasial dan sebagainya, mengingat Auroville adalah tempat untuk mewujudkan persatuan umat manusia.
(5) wajib menahan diri dari menyebarluaskan keyakinan keagamaan atau sektarian apa pun, karena hal itu tidak sejalan dengan visi Auroville; tidak seorang pun penghuni Auroville boleh terlibat dalam propaganda keagamaan atau sektarian.
(6) wajib menjauhi segala bentuk sikap tidak hormat terhadap masyarakat setempat beserta adat, tradisi, dan tatanan sosialnya, mengingat Auroville berada di Tamil Nadu, India. Para penghuni Auroville perlu menghormati nilai-nilai budaya setempat.
(7) tidak boleh memperoleh aset tidak bergerak apa pun di dalam kawasan Master Plan Auroville, termasuk Green Belt. Seluruh aset tidak bergerak di Auroville dimiliki oleh Auroville Foundation, yang memegangnya sebagai amanat bagi umat manusia secara keseluruhan. Kepemilikan atas aset semacam itu di Auroville wajib dinyatakan pada saat bergabung dengan Auroville dan dialihkan kepada Auroville sesegera mungkin; apabila tidak dilakukan, yang bersangkutan akan dimasukkan ke dalam daftar tunggu untuk status yang sedang dimohonkannya.
(8) wajib melakukan penanaman, pembangunan, maupun pembongkaran — termasuk bangunan sementara seperti pagar — hanya dengan izin tertulis yang tegas dari Auroville Town Development Council. Diberikannya tanggung jawab untuk merawat suatu properti Auroville tidak berarti kepemilikan, dan dapat ditinjau sewaktu-waktu demi kepentingan Auroville sebagaimana diputuskan oleh kelompok kerja statutori Auroville.
(9) wajib tinggal di hunian/aset residensial yang dialokasikan kepadanya. Penghuni dapat diminta pindah ke aset lain apabila kebutuhannya berubah atau apabila pembangunan kota menuntut perubahan tempat tinggal tersebut. Tidak seorang pun penghuni boleh mempertahankan aset Auroville dengan alasan apa pun, memegang lebih dari satu aset, atau mengalihkan aset maupun unit usaha kepada anak atau kerabatnya.
(10) wajib menjauhi keterlibatan dalam politik partai India maupun internasional dan menahan diri dari menyebarkan pandangan politik apa pun. Para penghuni juga diharapkan menahan diri dari berpolitik di dalam Auroville. Berpolitik di dalam Auroville berarti segala upaya berkampanye atau mempromosikan suatu pendapat, oleh perorangan maupun kelompok, mengenai pandangan politik tertentu atas urusan Auroville kepada penghuni, relawan, atau tamu lain.
(11) wajib menahan diri dari menyebarkan propaganda palsu kepada pers dan media dengan menggunakan nama “Auroville” (atau bentuk singkatnya “Auro”). Siaran pers resmi atas nama Auroville Foundation hanya boleh dikeluarkan oleh badan media resmi pada kantor Sekretaris Auroville Foundation, dan bukan oleh penghuni Auroville maupun kantor, departemen, unit, dan kegiatan Auroville Foundation. Menyebarluaskan citra negatif dan palsu tentang Auroville di media atau di ruang publik, termasuk media sosial, dengan menggunakan nama “Auroville” (atau “Auro”) merugikan kepentingan Auroville; karena itu tindakan semacam ini dapat berujung pada tindakan disipliner, termasuk pengeluaran dari Auroville.
(12) dengan cara apa pun tidak boleh menghalangi atau merintangi perwujudan kota Auroville yang dibangun sesuai Master Plan, yang disusun dan disetujui berdasarkan Pasal 17(e) Auroville Foundation Act.
(13) wajib memberikan kerja sama penuh kepada Admissions and Terminations Registry untuk survei tahunan atas orang-orang yang bertempat tinggal di Auroville, atau dengan frekuensi dan cara lain yang dari waktu ke waktu ditetapkan oleh Governing Board.
(1) wajib tinggal penuh waktu di Auroville. Untuk setiap kepergian, pemberitahuan harus disampaikan kepada Human Resources Service pada saat berangkat dan pada saat kembali. Apabila meninggalkan Auroville lebih dari dua minggu, atau untuk ketidakhadiran jangka panjang maupun yang sering terjadi — misalnya karena alasan keluarga, kesehatan, atau pendidikan — harus diajukan permohonan dan memperoleh persetujuan Human Resources Service. Apabila seseorang diketahui meninggalkan Auroville lebih dari dua minggu tanpa persetujuan, statusnya dapat dicabut setelah melalui proses yang semestinya, dan yang bersangkutan dapat diminta mengajukan permohonan ulang setibanya kembali.
(2) tidak boleh menerima tamu di hunian yang dialokasikan kepadanya lebih dari tujuh hari. Tamu seorang warga Auroville yang menginap lebih lama harus tinggal di guest house Auroville yang terdaftar. Apabila anggota keluarga dekat ingin menginap lebih dari tujuh hari, izin khusus untuk menampung mereka di akomodasi yang dialokasikan harus dimintakan kepada Human Resources Service.
(3) wajib memohon izin khusus dari Human Resources Service untuk menampung suami/istrinya di aset Auroville. Orang tua yang lanjut usia atau sakit-sakitan serta anak di bawah umur — yang disebut “Tamu Tetap” (Permanent Guests) Auroville — diperbolehkan tinggal bersama Penghuni. Siapa pun yang ditampung dengan cara demikian tidak boleh memiliki tanah di dalam kawasan Master Plan Auroville dan terikat secara ketat pada Bagian II (A) Klausul 2 Standing Order ini.
(4) wajib segera memberitahukan kepada Sekretaris mengenai setiap proses hukum atau proses regulatif yang diajukan terhadap dirinya atau kerabat dekatnya yang berdampak pada reputasi Auroville atau memengaruhi cita-cita/prinsip Auroville.
(5) wajib menyampaikan Pernyataan Tahunan sebagaimana diminta oleh Admissions and Terminations Registry, dalam format yang ditetapkannya dengan persetujuan Governing Board, disertai pernyataan tahunan tentang kepatuhan terhadap Undang-Undang, Rules, Regulations, instruksi lain dari Otoritas yang Berwenang, serta Standing Order ini beserta perubahannya di kemudian hari, apabila ada.
(1) wajib terlibat dalam pekerjaan untuk kepentingan kolektif, melalui sebuah unit atau layanan Auroville, sekurang-kurangnya 6 jam sehari selama 6 hari seminggu, atau 5 jam sehari selama 7 hari seminggu, atau sebagaimana ditetapkan dari waktu ke waktu oleh Funds and Assets Management Committee, sesuai ajaran dan pedoman Sang Ibu bagi Auroville. Pekerjaan untuk kepentingan kolektif di Auroville didefinisikan sebagai pekerjaan yang dilakukan demi memajukan perwujudan kota, pemenuhan Master Plan, serta pemeliharaan dan penyelenggaraan urusan umum Auroville. Semua penghuni bebas menekuni bidang pekerjaan apa pun sepanjang untuk kebaikan kolektif dan kemajuan Auroville. Bagi mereka yang secara fisik tidak mampu, pengecualian harus dimohonkan kepada Human Resources Service. Perempuan hamil, ibu menyusui, lanjut usia, dan penyandang disabilitas diberikan pekerjaan yang sesuai dengan kondisinya. Ibu dengan anak kecil wajib menjalankan kegiatan yang sesuai dengan perannya, seperti mengasuh anak atau mengawasi asrama maupun tempat penitipan anak.
(2) tidak boleh terlibat dalam pekerjaan atau usaha di luar Auroville, dan diharapkan berkomitmen sepenuhnya pada kehidupan di Auroville, kecuali dalam keadaan luar biasa ketika penghuni tersebut terpaksa bekerja di luar demi kebaikan Auroville — hal ini diputuskan kasus per kasus oleh Funds and Assets Management Committee.
(3) wajib mengupayakan penyelesaian terlebih dahulu di antara mereka sendiri, atau dengan bantuan kelompok kerja Auroville, untuk menyelesaikan konflik yang timbul di antara anggota komunitas Auroville, dalam semangat persaudaraan serta saling menghormati dan memahami — terkecuali untuk kasus kekerasan atau penganiayaan. Para penghuni bersedia berusaha menyelesaikan konflik dengan itikad baik, dengan lebih dahulu melampaui pilihan pribadi, sebelum membawanya kepada pihak berwenang di luar.
(4) wajib menyelenggarakan pesta dan pertemuan sosial berskala besar lainnya hanya di lokasi yang diizinkan, sebagaimana diumumkan dari waktu ke waktu oleh Funds and Assets Management Committee.
Standing Order ini diterbitkan dengan persetujuan Governing Board dalam rapatnya yang ke-66, yang diselenggarakan pada 12 Februari 2024 (Butir No. 66.13), dan mulai berlaku seketika.
Hormat kami,
(G. Seetharaman)
Terjemahan tidak resmi, disusun untuk keperluan informasi bagi pembaca berbahasa Indonesia. Dalam hal terdapat perbedaan penafsiran, naskah asli berbahasa Inggris yang berlaku.